Selasa, 08 Juni 2010

ARSITEKTUR EKSPRESIONISME DAN FANTASTIK

ldeologi arsitektur  ekspresional  hanya sedikit terwujud dalam bentuk  arsitektur. Akibatnya 40  tahun kemudian (sekitar  '60  an) kembali,  sebagai
kelompok kecil arsitektur fantastik  ldeologi Fantastic architecture ini:  Menghargai kebebasan imajinasi  arsitek dalam melawan bangunan- bangunan konvensional dan rationalism.  Hundertwasser (Pelukis Austria-awal 60 an) dengan buku :
MOLLID MANIFESTO AGAINST RATIONALISM IN ARCHITECTURE
Dengan dua Tema :
1.  Kebebasan mencipta mernpakan seni dalam arsitektur 
2.  Cenderung melawan  rasionalis-konvensionalis  yang menganggap garis  lurus  adalah sesuatu yang jujur dan efisien 

Hundertwasser mengajukan gagasan lain:
Mengahargai  kebebasan bentuk dan garis seperti  makhluk-makhluk mikrobiologi.
Beberapa karya yang menganut idea ini diciptakan para arsitek fantastik seperti :
BRUCE GOFF, GORMAN, RODDILA, dan lain-lain
(idea-idea mikrobiologis) 
a.  Mereka memperhatikan aneka sifat barang dan bahan yangg ada disekitarnya  (dari tutup botol sampai kerikil).
Sebagai penyaluran ekspresi yang memiliki ketentuan dan kekuatan sendiri  yang wajar
b.  Keahlian ahli struktur  dari MORENDI sampai FREI OTTO yang menghasilkan karya eksprektif yang fantastik.
 
CONTOH-CONTOH, ulasan protipe 
Berbicara sekitar idea fantastik, perlu diketengahkan ahli-ahli struktur sebagai arsitek yang brilian dari Morendi sampai Nervi. Frei Otto dengan kabel tariknya sampai dengan 21  km, yang  mencoba mewujudkan konsep hyperbolic berupa kubah luas setebal (hanya) 14,5 cm dengan bentang 10  m Sama-sama berangkat dari pendekatan struktur, Hans Scharoun (arsitek Jerman) : Karya fantastik bisa mendekati kebenaran  empirik.
Scharoun sebagai arsitek  UTOPIAN memegang kuat kreatifitas  individu sebagai ukuran kualitas. Philharmonic Hall di Berlin, mencoba menyatakan kesan dan suasana hingar bingar pada eksterior dan interiornya. Semangat 'musical perfomance' diwujudkan dalam penataan ruang dalam mengikuti bentuk dan irama yang  diciptakan air terjun (berderai, bergelora, bergemuruh, dan seterusnya). Karya lain  secara politis dan fungsional digolongkan pada fantastik adalah
Sidney Opera House (karya Jorn U). Karya ini banyak diperdebatkan oleh parlemen di Australia, banyak peserta
yang mengundurkan  diri karena program yang berubah. Secara arsitektur dapat dipertanyakan apakah shell voult sesuai dengan  keperluan akustik
ruangan atau ekspresi fungsi opera yang diinginkan.

 TRADISI INTUITIF MENDATANG, kecendrungan abad 21  Idea dan bentuk diambil mulai dari hal-hal  biasa sampai khayalan diluar
manusiawi. Selain itu diramalkan adanya kelemahan-kelemahan yang bisa  menjadi sasaran kritik, antara lain:
-Kesederhanaan yang cenderung naif (naivity) 
- Asumsinya tentang  hal yang melulu bersifat teknologi, akan dapat  diterima dan menjadi bagian dari masyarakat.

Bagaimanapun tradisi ini mencoba membenahi pandangan tersebut  selain  memperlihatkan  potensi mereka yang bersifat sosial, yaitu potensi
membangun.
- Pada dasarnya tradisi intuitif selalu meninjau bidang" lain ( Untuk meminjam atau digunakan kembali untuk merubah hal-hal yang ada pada
masa kini)
  Bahasa kekhususan tradisi intuitif-fonnalisme abstrak-mencoba  mempertemukan ideologi-kreatifitas-dan pendapat umum.
Ekspresionisme merupakan gerakan untuk mencapai campuran cita-cita yang kompleks yang dicirikan sebagai irasional, emosional, antropomorfik, romantic, dan monumental. Gerakan ekspresionisme kerap diyakini sebagai ide ruang, dimana bagian-bagian utama dari komposisi-komposisi arsitekturalnya biasa terdiri dari masa bangunan
yang sifatnya sentral, dominan, dan menjulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar